search

Tentang Market BANGKITNYA KEHIDUPAN ASEAN YANG BARU

Dorongan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, Asia Tenggara, dengan jumlah populasi lebih dari 640 juta jiwa, mayoritas usia muda, berpendidikan, dan dinamis , sedang dalam perjalanan untuk menjadi ekonomi global terbesar ke-4 pada tahun 2050.

Pada tahun 2018, perkiraan total PDB seluruh negara Asia Tenggara mencapai sekitar US$ 2,92 triliun.

Angka ini naik dari US$ 2,77 triliun pada 2017, dan merupakan puncak kenaikan yang stabil dari angka US$ 1,6 triliun pada 2009. Perkiraan pertumbuhan ekonomi ini tetap stabil di 5,2 persen di tahun 2018 dan 2019.

Memaksimalkan Koneksi Global untuk Ekonomi "Super"

Penanggung jawab dalam memimpin ekonomi, Asosiasi Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) merupakan sebuah organisasi antar negara dalam lingkup regional yang terdiri dari sepuluh negara di Asia Tenggara.

Asosiasi ini mempromosikan kerja sama antar pemerintah dan memfasilitasi integrasi ekonomi, politik, keamanan, militer, pendidikan, dan sosial budaya antar para anggotanya serta negara-negara lain di Asia.

Di samping Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang dibentuk pada tahun 2015 untuk mengembangkan pasar tunggal dan berpotensi meningkatkan output ekonomi Asia Tenggara sebesar 7 persen pada tahun 2025, ASEAN juga menjalin hubungan dengan enam negara Asia-Pasifik - termasuk Cina dan India - untuk membangun Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership - RCEP).

Ekonomi "super" ini akan menjadi perjanjian perdagangan regional paling ambisius di dunia, yang mencakup 48 persen populasi dunia dan 30 persen perdagangan global.

RCEP akan mendorong pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara, meningkatkan daya tarik kawasan ini sebagai tujuan perdagangan dan investasi serta menggandakan perdagangan intra-ASEAN dalam rentang tahun 2017 dan 2025.

Tumbuh Stabil di Tengah Gejolak Ekonomi

Di tengah gejolak ekonomi global, ekonomi Asia Tenggara tetap berdiri kuat.

Institut Internasional untuk Pengembangan Manajemen (International Institute for Management Development - IMD) Peringkat Daya Saing Dunia 2019 yang dikeluarkan oleh Sekolah Bisnis Swiss menyatakan bahwa lima negara Asia Tenggara - Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina - jika tidak mempertahankan posisinya, maka akan melakukan lompatan jauh.

Sehubungan dengan perang dagang Cina-AS, para pengamat pasar telah menyatakan bahwa negara-negara ASEAN akan mendapatkan keuntungan. Kedua pihak, baik perusahaan AS dan Cina akan memindahkan basis produksi ke negara-negara ASEAN untuk menghindari tarif.

Vietnam merupakan salah satu contoh. Sejak AS pertama kali mengenakan tarif untuk Cina pada April 2018, ekonomi Vietnam telah melonjak 7,9 persen akibat pengalihan perdagangan selama satu tahun.

Kesimpulan dari RCEP juga akan mengurangi dampak dari perang dagang.

Ledakan Ekonomi Digital ASEAN

Ekonomi digital Asia Tenggara - istilah kolektif untuk semua transaksi ekonomi yang terjadi online - akan mengalami kemajuan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Ekonomi Asia Tenggara diperkirakan akan meningkat 6,4 kali lipat dari US$ 31 miliar pada tahun 2015 menjadi US$ 197 miliar pada tahun 2025 menurut Lembaga Penelitian Ekonomi untuk ASEAN dan Asia Timur (Economic Research Institute for ASEAN and East Asia - ERIA)².

Populasi usia muda, tinggal di perkotaan, paham teknologi stabilnya kenaikan pengguna internet juga menandakan bahwa negara-negara berkembang di ASEAN mengalami lompatan dari model lama: Bergantinya metode pembayaran tunai menjadi pembayaran mobile (melewatkan kartu kredit), beralih dari tawar menawar transportasi tuk-tuk di menjadi aplikasi pembayaran transportasi seluler, seperti Aplikasi Pass Kamboja untuk menyewa tuk-tuk (tidak lagi berdasarkan argo meteran).

Semangat kewirausahaan, kebutuhan akan inovasi dan perlunya merangkul teknologi baru memperkuat era pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Asia Tenggara.

Ya, saya ingin berlangganan milis Anda

Pelanggan milis InfoComm Southeast Asia akan mendapatkan informasi dan perkembangan terbaru mengenai kegiatan ini.

Dengan mengklik Berlangganan, Anda setuju untuk menerima informasi dari penyelenggara acara.